Akademi Pariwisata Denpasar Gelar Rapat Tinjauan Manajemen untuk Penguatan Mutu
Denpasar, 27/4/2026 – Akademi Pariwisata Denpasar menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) sebagai bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat sistem penjaminan mutu internal. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan kampus Akademi Pariwisata Denpasar dan dihadiri oleh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta staf yayasan.
Rapat Tinjauan Manajemen merupakan agenda strategis yang bertujuan untuk mengevaluasi capaian standar mutu yang telah ditetapkan pada tahun akademik 2025/2026. Melalui forum ini, berbagai temuan dan penyimpangan terhadap standar mutu diidentifikasi dan dibahas secara komprehensif guna menghasilkan langkah-langkah perbaikan yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Direktur Akademi Pariwisata Denpasar, I Gede Astawa, menekankan pentingnya komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan keberhasilan implementasi standar mutu. Ia mengajak seluruh elemen institusi untuk bekerja lebih fokus dan konsisten dalam menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
“Kita semua perlu komitmen yang sama untuk memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan. Tanpa dukungan seluruh pemangku kepentingan, sulit rasanya kita bisa memenuhi standar mutu tersebut, apalagi untuk meningkatkannya. Setiap jabatan sudah memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga yang diperlukan adalah konsistensi dalam pelaksanaan serta evaluasi berkelanjutan,” ungkapnya.
Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Eka Anastasia Wijaya, dalam paparannya menyampaikan sejumlah temuan yang diperoleh berdasarkan pelaksanaan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Ia menegaskan bahwa temuan-temuan tersebut perlu segera mendapatkan perhatian serius dari masing-masing unit kerja sebagai auditee agar tidak berulang di masa mendatang.
Sementara itu, Ketua Audit Mutu Internal (AMI) Akademi Pariwisata Denpasar, I Wayan Sonder, memaparkan berbagai ketidaktercapaian standar serta penyimpangan yang terjadi dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Ia menekankan bahwa pembenahan tata kelola menjadi kunci utama dalam upaya peningkatan kualitas institusi.
“Tanpa pembenahan tata kelola yang baik, harapan untuk meningkatkan predikat akreditasi akan sulit dicapai. Saat ini, seluruh proses penilaian berbasis data yang terintegrasi dalam PDDikti, sehingga akurasi dan kelengkapan data menjadi sangat penting,” jelasnya.
Diskusi yang berlangsung aktif dan konstruktif menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang kemudian ditetapkan sebagai Rencana Tindak Lanjut (RTL). Rekomendasi tersebut mencakup penguatan tata kelola akademik, peningkatan kualitas dokumentasi dan pelaporan, optimalisasi peran unit kerja, serta peningkatan kesadaran mutu di seluruh lini organisasi.
Melalui pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen ini, Akademi Pariwisata Denpasar menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing, khususnya di bidang pariwisata.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum refleksi sekaligus langkah strategis dalam mewujudkan budaya mutu yang kuat, adaptif terhadap perubahan, serta selaras dengan tuntutan dunia pendidikan tinggi dan industri pariwisata yang terus berkembang.
