AKPAR Denpasar Gelar Ujian Kompetensi Keahlian Bersama LSP DMI dan LSP Pariwisata Indonesia Siapkan Lulusan Pariwisata yang Profesional dan Bersertifikat
Denpasar, 28 Juli 2026 – Akademi Pariwisata (AKPAR) Denpasar kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang profesional dan berdaya saing melalui penyelenggaraan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) bagi mahasiswa Program Studi Diploma III Perhotelan dan Diploma III Usaha Perjalanan Wisata. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (28/7/2026) di Kampus AKPAR Denpasar, Renon, Denpasar Selatan, ini dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi LSP DMI dan LSP Pariwisata Indonesia (PARINDO) sebagai mitra penyelenggara sertifikasi kompetensi.
Pelaksanaan UKK merupakan bagian dari evaluasi akhir kompetensi mahasiswa semester VI yang dirancang untuk mengukur pencapaian pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di bidang pariwisata. Melalui asesmen yang dilakukan oleh asesor profesional bersertifikat, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menunjukkan kemampuan teknis sekaligus kesiapan mereka memasuki dunia industri.
Pada tahun ini, UKK diikuti oleh 98 mahasiswa, terdiri atas 82 mahasiswa Program Studi D3 Perhotelan dan 16 mahasiswa Program Studi D3 Usaha Perjalanan Wisata. Mahasiswa D3 Perhotelan mengikuti empat skema kompetensi, yaitu Housekeeping sebanyak 19 peserta, serta Front Office, Food and Beverage Service, dan Food and Beverage Product yang masing-masing diikuti oleh 21 peserta. Sementara itu, seluruh mahasiswa D3 Usaha Perjalanan Wisata mengikuti skema kompetensi Kepemanduan Wisata.
Pelaksanaan asesmen melibatkan asesor dari LSP DMI, yakni Ida Bagus Manuaba, S.E. sebagai asesor bidang Food and Beverage Service, Ida Ayu Kartika, S.Pd. pada bidang Front Office, Made Nova Buanaputra, SST.Par., M.Par. bersama I Wayan Artana, A.Md.Par., S.Sos. pada bidang Housekeeping, serta I Made Yuniartha, M.Par. pada bidang Food and Beverage Product (Culinary). Adapun asesmen kompetensi Kepemanduan Wisata dilaksanakan oleh Dr. I Gusti Putu Bagus Sasrawan Mananda, S.ST.Par., M.M., M.Par. dari LSP Pariwisata Indonesia (PARINDO).
Seluruh rangkaian kegiatan dikoordinasikan oleh Putu Widya Darmayanti, S.Par., M.Par., selaku Ketua Program Studi D3 Perhotelan, bersama Ni Putu Sri Utami Putri, S.S., M.Hum., selaku Ketua Program Studi D3 Usaha Perjalanan Wisata. Keduanya memastikan setiap tahapan asesmen berlangsung sesuai prosedur, objektif, dan memenuhi standar mutu pendidikan vokasi.
Dalam pelaksanaannya, peserta diuji melalui simulasi pekerjaan yang merepresentasikan kondisi nyata di industri pariwisata. Mahasiswa kompetensi Front Office melaksanakan praktik penanganan tamu saat proses check-in dan check-out, menangani keluhan tamu (handling complaint), serta pelayanan porter (porter handling guest). Pada bidang Food and Beverage Service, peserta menunjukkan kemampuan melakukan table set-up serta sequence of service sesuai standar pelayanan restoran.
Sementara itu, mahasiswa bidang kompetensi Housekeeping diuji dalam kompetensi menyiapkan kamar tamu sesuai standar operasional hotel berbintang. Mahasiswa bidang kompetensi Food and Beverage Product menampilkan kemampuan mengolah dan menyajikan set menu yang terdiri atas Chicken Hawaiian Salad, Vegetable Clear Soup, Chicken Steak with Mixed Vegetables and French Fries with BBQ Sauce, serta Vanilla Pudding with Chocolate Sauce. Adapun mahasiswa Usaha Perjalanan Wisata menjalani asesmen pada kompetensi kepemanduan wisata, meliputi kemampuan menyampaikan interpretasi destinasi, teknik komunikasi dengan wisatawan, pelayanan prima, serta profesionalisme sebagai pemandu wisata.
Pelaksanaan UKK tidak hanya menjadi instrumen evaluasi hasil belajar mahasiswa, tetapi juga merupakan bagian dari upaya memperkuat link and match antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Sertifikasi kompetensi yang diperoleh melalui LSP memberikan pengakuan terhadap kemampuan lulusan sesuai standar profesi, sehingga meningkatkan kepercayaan industri sekaligus memperluas peluang kerja bagi para lulusan.
Sejalan dengan perkembangan industri pariwisata yang semakin dinamis, lulusan tidak lagi cukup hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga harus mampu membuktikan kompetensinya melalui sertifikasi yang diakui secara profesional. Oleh karena itu, penyelenggaraan UKK menjadi salah satu strategi AKPAR Denpasar dalam menghasilkan sumber daya manusia pariwisata yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi persaingan di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui sinergi dengan LSP DMI dan LSP Pariwisata Indonesia, Akademi Pariwisata Denpasar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan vokasi berbasis kompetensi. Diharapkan seluruh peserta yang mengikuti UKK tahun ini mampu memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan serta menjadi lulusan yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan pariwisata berkualitas sesuai tuntutan industri global.
(FFH)





